Sepurnama Nan Berlalu
Dalam titian meneguhkan kasih
Onak dan duri aku tempuhi
Demi mahuku buktikan
Kumiliki cinta yang suci
Bukan zahirmu aku menilai
Hanya tulusmu kuselubungi hati
Kerna kita lalui sejarah yang sama
Membawa kenal erti kehidupan
Ku kejar dirimu melalui KasihNya
Agar masa tidak dipersia
Biar dugaan menempuh jiwa
Ketabahan ini membaluti diri
Kini sepurnama telah berlalu
Ia pergi meninggalkan diriku
Alunan kasih bagai tak kesampaian
Memusnahkan segala impian
Tiada daya kutolak takdirNya
Yang ditentukan adalah kenyataan
Namun akan ku terus menanti
Walau hadirmu sekadar mimpi
Apakah ini mainan perasaan
Setelah berputik namun ditinggalkan
Apakah masih ada sinar harapan
Untuk bersama kecapi kebahagiaan

























Posted
on
Thursday, May 22nd, 2008 at 6:33 am under


Ya, jangan permainkan perasaan orang…hiduplah dengan mencari kebahagiaan…apakah keikhlasan itu tidak mempunyai nilai?
May 22nd, 2008 at 7:57 amHati bukan barang dagangan dan barang mainan…
Sebelum melukakan, fikirkan rasa yang sama pada diri kita sendiri.
Sebelum menerima, iringkan dengan keikhlasan dan fikirkan dengan sewajarnya. Keterpaksaan bukan jalan terbaik, malah memudaratkan diri kita sendiri…
May 22nd, 2008 at 10:14 am